Tampilkan postingan dengan label Cullinary. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cullinary. Tampilkan semua postingan

Selasa, 13 Maret 2012

eat eat eat - LUCKY Grilled Ribs




Pada inget dong pasti sama event masak bergensi tingkat dunia, yang santer ditayangkan dan diadopsi oleh disalah satu pertelevisian taraf nasional ber inisial R.C.T.I <--- ( hmmm too obvious ) !! MASTERCHEF INDONESIA ya itulah nama acaranya, yang mempertandingkan kepiawaian beberapa orang yang bersaing ketat untuk memeperebutkan titel bergengsi sebagai seorang Masterchef. Tapi..... yang sekarang akan kita bahas adalah, bahwa Pemenangnya Juara Satunya Mas Lucky sekarang membuka restorannya sendiri bernama LUCKY Grilled Ribs, tuh logo restorannya aja sama dengan bandana yang biasa dipake pas masterchef Indonesia yang bertempat didaerah Fatmawati. 



Basic makanan yang disajikan restoran LUCKY Grilled Ribs tentunya dari IGA dan sekitarnya, tetapi disini juga menyediakan ayam bagi yang gak suka IGA ( seriusan ada orang ga suka iga ?? -__- , boleh lah buat saya kalo ga suka iga :p ) . Dengan dibukanya restoran ini, kita bisa menyicipi langsung karya masterchef Lucky, biasanya kita hanya lihat dilayar kaca, sekarang bisa didatangi kapan saja, dimakan kapan saja tentunya sesuai jam order restoran tapi ya..  Let's go aja ini teh ?? ke makanannya aja ?? 



 

1. Nasi Goreng suwir IGA , Suwir uwir uwir tekiwir kiwirrr iwir iwirrrrr.... rasanya sangat berbeda dengan puluhan macam nasi goreng yang pernah saya santap seumur hidup :D, ini merupakan nasi goreng kategori enak terbaru, bumbu rahasia yang diracik langsung oleh mas Lucky, dan katanya resep Nasi Goreng ini sudah ia develop semenjak kuliah. Rasa gurihnya gak kebangetan, asin pas, daging uwir uwir iga nya ngeblend  sempurna dengan nasi nya jadi kita tidak lelah mengunyah, sedikit taburan jagung rebus menambah sensasi sedikit crunchy , dan tidak menggunakan MSG, koq bisa yah ngonaaahh seperti ini ? Penasaran ? harga Rp. 25.000,-



 2. Pan Fried Chicken Wings, Persepsi saya sebelumnya tentang chicken wings yang paling ngonah adalah racikannya sebuah restoran hmmm saya samarkan yah.. -__- yang mengusung basic masakan Italia legendaris tetapi berhasil didominasi oleh paham kapitalis , dan berlindung dibawah nama 'gubuk' yang ternyata harganya tidak sesederhana gubuk juga, jadinya miris. Well... restoran tersebut yang sudah saya deskripsikan sebelumnya juga chicken wingsnya ngonahh koq.. Akan tetapi... !!!!! kalo udah coba yang ini silahkan anda nambah sesuka hati asal bayar sesuai porsi tambah :p , Bray sist !! ini ngonahhhh !! ayam yang dikaramelisasi dengan rasa gurih, bumbu meresap, manis, pedes, dan ada sedikit rasa Asia yang membuat lidah kita makin cocok sama Chicken Wings ini. Ngonahh pisan siahhh !! ayo coba !! " anda akan dibawa terbang oleh sayap-sayap ayam ini " :p Rp. 17.000,-


Hmmm jadi ceritanya begini deh, sewaktu wawancara bareng mas Lucky dan 2 reporter teman saya, saya ngomongnya sih udah makan, tapi sewaktu udah nyobain IGA Bakarnya , bedeuuhhhh !!! malah saya jilat2 in tulangnya, akal budi hilang sesaat menjadi si bleki saking - saking ngonaaahhh !!!!


3. Iga Bakar BBQ, Kembali ke urusan masakan yehh !! Iga Bakar disini memiliki konsep yang berbeda, rasanya didominasi gurih, daging yang lembut bumbu yang meresap sampai ke lapisan dalam, dan... ada sedikit rasa asam yang sama tercuat pada masakan ini, dan akan tetapi lidah sayapun malah langsung setuju dengan rasa ini. Setelah dijelaskan, sama mas Lucky nya, memang konsep BBQ itu sebenernya panggangan bergaya Amerika, akan tetapi kalo orang sana biasanya ya seperti ini rasanya sedikit-sedikit asam , sedangkan kalo konsep di Indonesia itu biasanya kalo BBQ ya pedes , lewat masakan mas Lucky juga kita dititipin pesen untuk " Ayo kita coba rasa asli BBQ !" :) ya seperti begitulah teman-teman. Harganya ? Rp. 35.000,-




4. Iga Bakar Original, Tanpa mengurangi keabsahan kenikmatan iga BBQ, tapi waduhhh.. !! Lidah saya lidah Indonesia nih, saya prefer yang original, meskipun warnanya lebih dakocan  tapi saya cinta masakan Indonesia nih, tambahan rasa nya ada pedes-pedesnya dikit dari sebelumnya yang masakan BBQ, tapi yang ini gak asem, alhasil iga bakar original  bersih hanya sisa tulang-tulangnya yang telah putih kembali , akibat "hilang naluri". Rp. 35.000,-


PS : Temen-temen, IGA ini sudah seperti lagu Andra and The Backbone " SEMPURNA " gak usah tambahin apa -apa lagi. :) meskipun ada sambal,tapi saya gak ada niatan mencoleknya, tapi ini IMHO ya 




5. Moroccan Mint with Lemongrass, ini salah satu minuman terfavorit, begitu minum saya langsung suka, kalo boleh bilang sih ini rasanya seperti odol , tapi tenang aja bukan berarti kita minum odol asli, tapi sensasinya aja yang seperti odol. Rasa teh hijau, segar dengan aroma mint, lemongrass, rasanya sedikit asam, manis dan akhirnya saya rekomenin banget. Rp. 16.500, -


Gimana ?? Untuk masakan sekelas masterchef ini sangat affordable :)
Sekian dulu deh...Silakan mampir, semoga kita ketemuan bareng kalo kesini lagi dan bisa ngobrol2 bareng.. khan seru kalo ada temen.. ato ada yang mo ngajakin makan sini ayo colek aja saya di twitter :D


 LUCKY GRILLED RIBS
Jl. Raya fatmawati no. 55e 

Twitter : @LuckyGrilledRib










 

ARMAN YONATHAN 
BON ! PICTORIALS 




Senin, 27 Februari 2012

eat eat eat - WAGYU in Four Season Hotel by Chef Vindex

Bah .. judul diatas tidak bisa saya persingkat, karena setiap informasi dipost ini harus tercermin di head line judul. Judul diatas juga salah satu judul terpanjang dari sekian banyak postingan yang udah saya buat dari sebelum-sebelumnya. By the way saya akan merasa sayang banget kalo saya ga mengupload postingan ini, yg sebenernya juga kebetulan saya temukan lagi dari hasil merogoh-rogoh , serta mengkorek-korek ' ARTEFAK ' foto - foto lama saya ketika tahun 2010 ( awalan pertama saya kerja di Gogirl ! Magazine ). 



Dulu saya masih liputan 'Chill Places ' bersama salah satu reporter yang telah membuat saya menjadi sekarang, initinya mah, dia sangat berjasa terhadap saya, ikut membentuk saya ( meskipun belum berbentuk :p ) dengan pengalaman yang telah dia share kepada saya. Mau tahu orangnya ?? silakan klik Vidi Prima.


( chef Vindex )


Kami bertualang mengelilingi beberapa restoran ' Wagyu ' di Jakarta , mulai dari yang kaki lima sampai kaki seribu alias gedongan, hotelan, tokoan. Terima kasih saya ucapkan kepada Vidi, berkatnya mungkin saya telah menjadi orang dari Tasikmalaya yang makan ' Steak Wagyu ' buatan sang maestor Chef  Vindex yang juga merupakan salah satu juri pada acara kompetisi masak bergengsi bernama ' Masterchef Indonesia ' di hotel Four Season tempat beliau biasa memasak.



 Tentulah rasanya tidak bisa dipungkiri lagi NGONAAAHHH !!!, dengan daging wagyu ala khas sapi Jepang dengan marbling grade 9 yang tidak mengandung banyak lemak di setiap bagiannya, super lembut, super juicy, dimasak dengan status medium rare , sudah pasti enak. Kalau ada yang bilang ga enak benar benar TERLLAALLUU !! Salah satu makanan yang tidak akan dilupakan seumur hidup !!

Sudah ah, sekian saja posting hari ini :D saya mau kerja lagi.. hehehe..
Selamat menjalani hari teman-teman.




 FYI :  1 piring dibanderol seharga Rp 600.000 - Rp 800.000,- ( lebih mahal daripada kost-kostan saya sebulan :p )



Photographed by Arman Yonathan
BON ! PICTORIALS 






Kamis, 16 Februari 2012

eat eat eat - The Sugarush Cafe

Kalau bicara soal kota Bandung dan salah satu jalannya yang terkenal, yaitu ‘Braga’, memang nggak ada habisnya. Meskipun peninggalan dari zaman Belanda, tapi jalanan ini nggak pernah berhenti untuk berevolusi. Bangunan-bangunan ‘jadul’ banyak dimodifikasi sama orang-orang Bandung dan berubah menjadi toko, café, galeri, sampai objek wisata. Kalian tau doong, hal apa yang bikin warga Bandung, sampai para pendatang di jalan Braga sangat tertarik dengan jalanan ini? Yup, bener banget.. tempat-tempat makannya! Dan Gogirl! menemukan satu spot kuliner di jalan Braga No.83, yaitu ‘The Sugarush Café’.
Meskipun baru berdiri sekitar 2 bulan yang lalu, The Sugarush Café sepertinya tidak mengalami kesulitan untuk bersaing dengan kafe dan tempat makan disekitarnya. Façade (bagian depan) bangunan zaman dulu ini sedikit dimodifikasi, kemudian dicat warna merah khas warna logonya. Nggak heran kalo bakal menarik perhatian kita. Kalau diluar tadi kita sudah terpikat oleh tampilan kafe yang unik, begitu masuk ke dalamnya kita akan disambut pramusaji yang ramah-ramah (dengan logat Sunda tentunya :D ). Dan disebelah kiri, kita bisa melihat deretan display Macaroons dan Tiramisu yang menyapa dengan tampilan warna yang akan menggugah appetite kita.
Sambil asyik memotret suasana interior, tiba-tiba sapaan hangat datang dari Mas Darwin Lim, salah satu dari ketiga owner The Sugarush Café. Dan sambil nyicipin makanannya, Gogirl! asyik ngobrol sama Mas Darwin. Mas Darwin sempat cerita kalo suasana kafenya memang didesain cozy, dengan suasana lampu temaram. Nah, untuk di bagian dalam yang terdepan, ada banyak display properti makanan, gelas, botol, yang memang sengaja dipasang untuk menimbulkan kesan di dalam warehouse. Kalo masuk ke bagian tengah kafe, kita akan melihat juntaian lampu-lampu dan dinding yang dipenuhi doodles (coretan). Ahaa, Gogirl! nemu tempat seru buat foto-foto niiih, hehe.. Dan ketika melangkah ke bagian belakang, kita bakal menjumpai desain interior yang lebih simpel. Jadi di dalam satu kafe, ada tiga suasana desain interior yang seruu banget! Ngomong-ngomong soal makanannya, The Sugar Rush Café nggak hanya menyajikan makanan manis. Dan Gogirl! siap menyantap menu-menu andalannya, mulai dari appetizer, main course, dessert, beverages, and now it’s MEAL TIME!
 Tuna Baked Rice

Loin Pasta

Bulatan kecil berwarna-warni dengan aneka rasa, cocok banget sebagai menu pembuka. Yum, rasanya yang nggak terlalu manis dan pas bikin Macaroons jadi menu favorit disini (Rp.6000). Setelah itu langsung ke makanan utamanya, yaitu Loin Pasta yang memang terbukti enak, dengan topping daging sapi panggang dan campuran antara creamy dan savory (Rp 39.000). Main Dish selanjutnya adalah Tuna Baked Rice (Rp.27.000) yang surprisingly delicious, dengan rasa gurih dari setiap sendok nasi yang ditumis, dan diakhiri rasa asam manis dari topping bumbu mayonnaise dan keju. I bet you gonna eat it up all!


 Lemon Squash

Sugarush Mocktail

Minuman jagoannya ada dua, Sugarush Mocktail dan Lemon Squash (Rp 15.000). And last but definitely not least, jagoan yang ditunggu-tunggu yaitu dessert Churros (Spanish doughnut), sejenis cemilan yang terbuat dari adonan tepung, lalu digoreng dengan bentuk panjang-panjang, dan ditaburi palm sugar. Hmm, rasanya manis dan renyah diluar, tapi di dalamnya gurih banget. Dan Churros (Rp.15.000) juga salah satu menu andalan yang selalu dipesan sama para tamu. Ok, kalo Gogirl! bikin top list kafe yang harus dikunjungi di Bandung, The Sugarush pastiii jadi number one on our lists!


 Churros

Macaroons



The Sugar Rush Cafe
Jl. Braga No 83, Bandung
022- 4236618
Buka: Senin-Kamis (11.00-22.00)
Jumat-Minggu (11.00-23.00)
@Sugarush_bdg

Photo Credit & Words by Arman Yonathan BON ! PICTORIALS



Jumat, 16 Desember 2011

eat eat eat - Hummingbird ( Bandung )

Hummingbeuhhhhhh ! makananannya disini katanya enak-enak ya ?
tapi kita lagi liputan tentang 'sweets' dan sebangsanya nih.. 

Hummingbeuhhhhhh !
bertempat dijalan Progo no.14, deket banget dengan Jonas Photo Bandung , siapa anak muda sampai orang tua yang belom tau tempat photo itu berarti belom pernah jadi anak muda dan belom sempet jadi orang tua :p , dideket itu juga ada tukang 'GEHU' Hot jeletot.. enak banget..*plakk !! *plakk !! <- maap ngalor ngidul 




1.
Bagi penggemar Sweets + Rum.. hati-hati ini bisa bikin ketagihan ! manis banget dan rum nya berasa, untung saja es krimnya gak terlalu manis, jadi bisa menetralisir rasa yang lainnya , sehingga tidak akan membuat kita terlalu *belenek ( enek ).  ENAKKK !! 




2.
     Seger dari buah buahan , manis dari ice cream , gurih dari kacang almond , kenyal tipis dan agak lengket dari crepes gak kering tipis yang diguyur saus coklat dan strawberry jam. This one was our favourite ! We ate it all up ! 



3.
   Tentu saja gak akan ada biji kopinya kalo nanti seandainya kita memesan menu kopi ini, ini mah cuman pariasi ajah biar potonya keliatan geulis ! ( * bicara ala bandung ;p ). 



 4. Strawberry Punch
     made for lover, for each other, saling melengkapi, saling berbagi... karena sedotannya ada 2 dan saling membelit.. hehehe.. minuman yang cocok untuk para pasangan kawula muda atow yang lagi 'pdkt' #eaaaa :p 


      Baiklah sekian saja deh posting dari saya soal humminbird ini, saya pasti akan balik lagi untuk menikmati yang asin-asin dan memesan ' Strawberry punch ' dan minum bersama #missyoupramugari #pray4arman ya guyysss ! :D

 


 


Arman Yonathan 
BON ! PICTORIALS 

from Bandung with Euis
and Lilis (-_-')






Jumat, 18 November 2011

TRIP - Liburan Kecil di Jogjakarta -_-


 
Terakhir kali aku dan editorku mbak Ika dapet sebuah jobdesk untuk wawancara seorang publik figur yang kebetulan sedang berada di Jogjakarta ( ehem masi rahasia :D). Pikiran tentang menelusuri jalan malioboro di malam hari, singgah di kopi Jos, makan sate susu di pasar Beringharjo, nawar batik semurah-murahnya, pergi ke pasar loak yang katanya jual banyak tas kulit dengan harga miring ala kapal Titanic tenggelam, makan bakpia hangat-hangat pas baru jadi, kesemuanya itu gak kesampean juga, yah namanya juga khan dapat 'asssignment' di luar kota.. ya jadi harus menunaikan dulu tugasnya donk ( cih... sok rajin :p padahal sedih juga khan ga bisa pergi main-main, hehe ).





Kerjaan yang ternyata menyita waktu dari siang sampe malem hari, akhirnya cuman menyisakan aku hiburan di salah satu tempat di kota Jogjakarta ini, yah lumayan deh akhirnya aku sempat mengunjungi 'Alun-alun kidul' pas malam minggu pula.. rame banget !! keliatannya sebagian besar 'Jogjakartanese' numplek bak setengah porsi nasi gudeg tumpah di lapangan alun-alun kidul. 



 
Hal pertama yang menyita mata waktu aku, mbak ika , dan Dini yang jadi 'tourist guide dadakan' adalah sepeda dengan kerlipan lampu warna-warni yang mengelilingi lapangan alun-alun timur. Mendadak ndeso atau mendadak autis, tapi mata dan kamera ini gak berhenti-henti ngejar-ngejar dan nungguin 'sepeda CITY LIGHTS' yang lewat ( emang itu ya namanya ?? :|, itu cuman nama yang aku buat aja koq.. hehe ). Setelah puas ambil beberapa frame saja, aku dan editorku mbak ika yang ndeso, tapi tidak dengan Dina ( karena dia penduduk asli ) nyobain naik salah satu sepeda. 




'Piro ne' arep mlaku-mlaku nganggo sepedoo mas ??' kata-kata itu sudah ada di benakku dan akhirnya urung ku lontarkan, niat menawar dengan bahasa Jawa pas-pasan dan mengenakkan batik cetak 'Cihamplesan' tidak jadi aku lakukan, dari pada malu karena salah ato ntar gak bisa jawab.. nah lohhh.. lagipula harga sewanya sama juga koq semuanya.. Rp.20.000,- . Gak pikir panjang aku langsung pilih sepeda yang punya hiasan lampu 'Doraemon' diatasnya, tadinya sih aku mau request yang bisa setel dangdut 'Ayu Ting-Ting, kemanaaaaa... kemanaa..... :p )

Susah coy... Hese pisannn !! ternyata satu putaran itu sulit juga, secara kita harus mengayuh sepeda dan mengendalikan stir yang bentuknya sama dengan stir mobil. Di tengah-tengah kemacetan, mana kiri kanan ada mobil parkir, wah malah keringetan nih main sepeda, dan gak bisa foto-foto pas naik sepeda City Lights nih.. 





 
sesudah kita balikin si itu sepeda. kita jalan ke tengah-tengah lapangan dan lihat beberapa hal yang menarik juga , salah satunya adalah Sepeda fixed gear tinggi yang bikin repot naik maupun turunnya.. liat aja sendiri dah di potonya.. :p 



Seudah puas ambil foto aku dan teman-teman akhirnya pilih untuk pulang aja ke hotel. Tidak begitu wisata kuliner hari ini di Jogja, tapi akhirnya bisa menikmati makanan pinggiran yang cukup enak dan seger dan juga gurih' mie godhod ' Rp.10.000,- only.




Selesai malam ini di Jogja. posting selanjutnya aku bawa kalian ke 'The House of Ramincyyiiinnnn ' eh ' Raminten ' ;p




Arman Yonathan
BON ! PICTORIALS




- - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - - -- - - -



Sabtu, 12 November 2011

RUMAH PAYUNG Cafe and Resort in BANDUNG


 Rumah Payung exterior , at night

Last time when i went to Bandung i got an assignment from one of my mom's friends, well.. the assignment is not so far from what I'm doing it was about photographing this and that, well since it was also in my "free time", there's no reason for me not to accepted it, since i love the job desk too and there's food photos contained on the photoshoots jobdesk. hehe.


 one of my favourite spot ;p

And so off I go to ' RUMAH PAYUNG ', I ride my bro's motorbike to got there, it was near 'congo' cafe and located in Dago Pakar ( the upper parts of Bandung ). Oh yea.. here we go to the..... hmmm.... To Rumah Payung.. :p


 one of attractive things in rumah payung was this vintage vespa

gazeboo and the night scape at Rumah Payung


the photoshoot itself was done in 2 days, on the FIRST day ( 1 )  : started at night at there, I took a loot frame of  RUMAH PAYUNG interiors and a couple of exteriors ( of course i was only depending on the available lights, and yet shot it with RAW /.NEF in case of post production needs ).My gear was only Nikon D80 with 18-135 mm f3,5-5,6 DX lens, and a Flash SB-800, last but not least  Tripod. I set a long exsposure to get this naturaly ambience of nights in the cafe, and yet set a difference ammount of Kelvin White Balance. Well shooting at a long exsposure mode is also one of a pain in the ass thing, even we already got the tripod set up, there's still a little bit of shaking when the shutter was released from a mirror and would occur some minor shake on the images results. :p. I'll try to use release next time then.. :D how bout you ? heheh 


- - - - - - - - - - -



on the SECOND day ( 2 ) : Instead of waiting the Foods being cooked, I took some 'day' photographs, well it's a little bit different from the night angle and frames, since this picture upon was not too atractive at the night for the shade cover a lot of the bench, and when it came to a day light, it was more attractive to get it done. 
 

  one of my favourite spot ;p taken by day.

 Well of course it was easier photographing in a day light , you can use a usual shutter speed, and a high ammount of diaphragm too, and takes more short time than doing it with tripod attached to camera, well it's obviously right. :D

and yet the vespa still one of the attractive things on the day light.

gazeboo and the day scape at Rumah Payung

- - - - - - - - - - -  


Nahh well it' was about time to took some foodies images , and so they gonna add the photo to their menu soon. hooray !!! The scent of baked meat have also airing in the air, and the other scent that also temptating, and then the food is serve, but not yet to get eaten -_-', gotta shoot it first :D, okay let's start with the mouth watering things. hehehe 


- - - - - - - - - - - 


1. CASSAVA SMOOTHIES. 
Well the appereance was so compromising as if i'm gonna photographs an Ice cream, but guess what, suddenly i felt a hot at my finger tips ( touching senses )  and i got it put on the table in a hurry for it was so hot.. :D

I was fooled by the way it's dressed, the way it poured. hahaha. But the taste was so good, i don't know how they did it , how they even think about it ( i mean the Sundanese ancestors who invented this cassava smoothies ) serving  a nice texture that would spoil your entire mouth and spread the savory taste help by the 'santan'm this was so good !!!! Gotta try it fellas ( I bet yourself start to mouth watering right now ;p ).

- - - - - - - - - - -  


2. HOT POT Kangkung Cha
I'm always been a veggies geek, especially the veggies who're not completely cooked ( but of course it was rinse well ) as the result is the kangkung is not withered, and finally left the naturally crunchy and tasty to the veggies, and prawn and calamary slices made a good compatible, but the chillies is not hot at all ( i'm a huge fan of spicy food though ).

 - - - - - - - - - - - 



3. BEEF GULAI / GULE SAPI 
    i Hadn't found a different things from others, but i could recall that it is the first time i had it with pickels. and yet this things was still good with a savory and viscous taste of the gulai. Go for it ! i'm quit it , i'm afraid of the cholesterol though :p



4. OXTAIL !!! >.<
 There aren't any 'not delicious' words in my dictionary when it comes to oxtail, this devilish  food are so unressistable, no matter how peoples cooks it many differents ways, i always a big fan of this things, and i love to eat it using my bare hands, hold the two sides of the bone, and suck up the cavity of the bones that contains oxtail joints as a Goldfish in a little aquarium :p .  

NASTY ?? of course it was, and it was the only way to 'ENJOY IT TO THE MAXX !!! ', don't even think to "jaga image / JA'IM " when enjoying your favourite foods.. !! DIG IT IN !!!HAHAHAH !!




5. LAMB SATAY >_< !! 
And i'm nearly on my muscle spasms state and gonna rushed in to the nearest 'emergency room' for eating this kinda boss devilish meals again. hahahah :D

But i'm telling you, that they did it well, i didn't smell any kind of 'goat smell' , if i recalled Rumah Payung didn't add too much seasoning on the meat, but it was already good and delicous.. sooo.. was it the quality of lamb meat ??  YOU BET !!   

The meat was so tender even it was nearly cold since i'm get it photographed first, How I wonder if i ate it in a very hot and freshly burned state,and if I had to recommend another good lamb satay ? It's obviously that Rumah Payung Lamb satay will be on my top 5 lists too !!

- - - - - - - - - - - 

And so i guess this will become my wrap ups parts of this post, if you get any chance to get to Bandung i recommend you this place for an enjoyable meals and drinks , and also a place for chills out, especially when it comes to afternoon times, for the ambients was so embracing for me. 
Did anyone who reading my  post was already there ? y'all could share it here, post your comments bellow. Any of you wanna ask me for a date with me ?? ( Girls only ) :D you wish .. hehe  don't worry i could accompany you here.. if i happen to be in Bandung :) .
Arman Yonathan
BON ! PICTORIALS




Rabu, 12 Oktober 2011

eat eat eat - Vanilla Kitchen & Wine ( Bandung )


Begitu masuk ke resto ini, you gonna feel warm and pleasant. Interior ruangannya tertata rapih dengan gaya pop industrialis, dominasi warna putih, hijau dan coklatnya bikin mata sejuk, dan batu bata yang disusun acak membuat tempat ini punya kesan tersendiri. Vanilla membagi ruangannya menjadi 3 tempat, ada outdoor balkon dimana kursi-kursi seperti dipan ditambah bantal ditata menghadap jalan, enak banget buat tiduran sambil leyeh-leyeh. Di tengah, beberapa kursi kayu dan meja ditambah tv, rak buku dan display aksesoris, its gonna remind you of modern library, suasananya yang tenang cocok buat kamu yang suka nulis and there's free wifi . 


 Di belakang, selain dipan panjang, ada kursi kecil seperti Japanesse seat yang ditata diatas panggung kayu, pas weekend panggung kayu ini akan digunakan untuk live music or acoustic performances. Wait, its not done yet, di lantai 2 ada 4 VIP room dengan kapasitas 8-15 orang yang bisa dipakai untuk main game, karaoke atau nobar bareng. Even you can make some garden party here! Karena ada ruang terbuka di  roof, tapi sayangnya tempatnya sedikit lebih kecil. 

- Australian Wagyu Rib Eye -

- Passion Fruit -

- Black Forest Vanilla -


For the food and drink, Vanilla menyajikan masakan pasta, steak, dan asian food.  Rekomendasinya Australia Wagyu Rib Eye, menu baru yang langsung jadi favorit, Passion Fruit and Black Forest Vanilla.
Honestly, this is the place that I wanna bring my family and friends to chill out.

--------------------------------------------------------------------------

Text by : Yenni Kartika Sari ( Gogirl ! Magazine )
Photo by : Arman Yonathan